1. Bagaimana cara mengontrol arah putaran?motor stepper?
Anda dapat mengubah sinyal level arah sistem kontrol. Anda dapat menyesuaikan pengkabelan motor untuk mengubah arah, sebagai berikut: Untuk motor dua fasa, hanya salah satu fasa dari jalur motor yang dapat ditukar untuk mengakses driver motor stepper, misalnya pertukaran A+ dan A-. Untuk motor tiga fasa, bukan salah satu fasa dari jalur motor yang ditukar, tetapi harus dilakukan pertukaran berurutan dari kedua fasa, misalnya pertukaran A+ dan B+, atau pertukaran A- dan B-.
2, itumotor stepperSuaranya sangat bising, tidak ada tenaga, dan motor bergetar, bagaimana cara mengatasinya?
Situasi ini terjadi karena motor stepper bekerja di zona osilasi, solusinya adalah...
A, ubah frekuensi sinyal input CP untuk menghindari zona osilasi.
B. Penggunaan penggerak subdivisi, sehingga sudut langkah berkurang, berjalan lebih lancar.
3, ketikamotor stepperSaat dinyalakan, poros motor tidak berputar, bagaimana cara memperbaikinya?
Ada beberapa alasan mengapa motor tidak berputar.
A, rotasi pemblokiran kelebihan beban
B, apakah motor tersebut telah rusak
C, apakah motor dalam keadaan offline
D, apakah sinyal pulsa CP ke nol
4. Driver motor stepper dinyalakan, tetapi motor bergetar dan tidak dapat berputar. Bagaimana cara memperbaikinya?
Jika menghadapi situasi ini, pertama-tama periksa lilitan motor dan sambungan driver, pastikan tidak ada kesalahan sambungan. Jika tidak ada kesalahan sambungan, periksa apakah frekuensi sinyal pulsa input terlalu tinggi, dan apakah desain frekuensi pengangkatan tidak masuk akal.
5. Bagaimana cara melakukan pekerjaan yang baik pada kurva pengangkatan motor stepper?
Kecepatan motor stepper berubah seiring dengan sinyal pulsa input. Secara teori, cukup berikan sinyal pulsa ke driver. Setiap pulsa (CP) yang diberikan ke driver, motor stepper akan berputar dengan sudut langkah (subdivisi untuk sudut langkah subdivisi). Namun, karena kinerja motor stepper, sinyal CP berubah terlalu cepat, motor stepper tidak akan mampu mengimbangi perubahan sinyal listrik, yang akan menghasilkan pemblokiran dan kehilangan langkah. Jadi, agar motor stepper dapat beroperasi dengan kecepatan tinggi, harus ada proses percepatan, dan saat berhenti harus ada proses penurunan kecepatan. Secara umum, percepatan dan penurunan kecepatan mengikuti hukum yang sama, berikut contoh percepatan: proses percepatan terdiri dari lonjakan frekuensi ditambah kurva kecepatan (dan sebaliknya). Frekuensi awal tidak boleh terlalu besar, jika tidak akan menghasilkan pemblokiran dan kehilangan langkah. Kurva percepatan dan perlambatan umumnya berupa kurva eksponensial atau kurva eksponensial yang disesuaikan, tentu saja, dapat juga menggunakan garis lurus atau kurva sinus, dll. Pengguna perlu memilih frekuensi respons dan kurva kecepatan yang sesuai dengan beban mereka sendiri, dan tidak mudah untuk menemukan kurva yang ideal, dan biasanya membutuhkan beberapa percobaan. Kurva eksponensial dalam proses pemrograman perangkat lunak sebenarnya lebih rumit, umumnya konstanta waktu dihitung terlebih dahulu dan disimpan dalam memori komputer, kemudian proses kerja langsung memilihnya.
6. Motor stepper panas, berapa kisaran suhu normalnya?
Suhu motor stepper yang terlalu tinggi akan menyebabkan demagnetisasi material magnetik motor, yang mengakibatkan penurunan torsi dan bahkan hilangnya langkah. Oleh karena itu, suhu maksimum yang diizinkan untuk bagian luar motor harus bergantung pada titik demagnetisasi dari berbagai material magnetik. Secara umum, titik demagnetisasi material magnetik berada di atas 130 derajat Celcius, dan beberapa bahkan lebih tinggi. Jadi, suhu motor stepper yang mencapai 80-90 derajat Celcius sepenuhnya normal.
7. Apa perbedaan antara motor stepper dua fasa dan motor stepper empat fasa?
Motor stepper dua fasa hanya memiliki dua gulungan pada stator dengan empat kawat keluar, 1,8° untuk langkah penuh dan 0,9° untuk langkah setengah. Pada penggerak, cukup mengontrol aliran arus dan arah arus gulungan dua fasa. Sedangkan motor stepper empat fasa pada stator memiliki empat gulungan, terdapat delapan kawat, langkah penuhnya 0,9°, langkah setengahnya 0,45°, tetapi penggerak perlu mengontrol keempat gulungan tersebut, rangkaiannya relatif kompleks. Jadi, motor dua fasa dengan penggerak dua fasa, motor empat fasa delapan kawat memiliki tiga metode koneksi: paralel, seri, dan tipe kutub tunggal. Koneksi paralel: gulungan empat fasa dipasang dua per dua, resistansi dan induktansi gulungan menurun secara eksponensial, motor berjalan dengan kinerja akselerasi yang baik, kecepatan tinggi dengan torsi besar, tetapi motor perlu memasukkan arus dua kali lipat dari arus nominal, panas yang dihasilkan, dan kebutuhan kapasitas keluaran penggerak meningkat secara proporsional. Saat digunakan secara seri, resistansi dan induktansi lilitan meningkat secara eksponensial, motor stabil pada kecepatan rendah, kebisingan dan panas yang dihasilkan kecil, persyaratan untuk penggerak tidak tinggi, tetapi kehilangan torsi pada kecepatan tinggi besar. Jadi pengguna dapat memilih metode pengkabelan motor stepper empat fasa delapan kawat sesuai dengan kebutuhan.
8. Motornya adalah motor empat fasa enam jalur, dan driver motor stepper hanya perlu solusi untuk empat jalur, bagaimana cara menggunakannya?
Untuk motor empat fasa enam kawat, cabang tengah dari dua kawat yang menggantung tidak dihubungkan, sedangkan empat kawat lainnya dan penggerak dihubungkan.
9. Apa perbedaan antara motor stepper reaktif dan motor stepper hibrida?
Berbeda dalam struktur dan material, motor hibrida memiliki material tipe magnet permanen di dalamnya, sehingga motor stepper hibrida beroperasi relatif lancar, dengan gaya apung keluaran tinggi dan kebisingan rendah.
Waktu posting: 16 November 2022